6 Trik untuk memilih UPS yang cocok untuk peralatan rumah sakit, alat laboratorium

Posted in: Berita- Feb 29, 2012 5 Comments

Peralatan Rumah sakit sangat memerlukan UPS sebagai Back up pada saat listrik mati sebelum pindah ke genset. Sistem back up biasanya minimal 10 – 30 menit. UPS ini akan memback up sistem selama genset belum nyala.

6 hal yang perlu di perhatikan dalam memilih UPS untuk Laboratorium atau rumah sakit sakit adalah :

1. Hitung kapasitas yang di perlukan

  •     Misal di alatnya tertulis :
  •     Input : 220 VAC, 10 a ( ini berarti 220 x 10 = 2200 watt) Jadi Kapasitas yang di perlukan minimal (2200 x 20%)  + 2200 = 2640 watts , jadi Apabila UPS dengan power faktor 0,8 maka UPS yang di perlukan minimal 5000 VA

2. Pastikan UPS Online Pure Sinewave

  1. UPS Online artinya perpindahan dari Listrik mati ke ke battery adalah 0 ms
  2. UPS Pure Sinewave artinya gelombangnya sudah memenuhi standart gelombang sinus

3. Minimal Back up 10  menit kondisi beban penuh

  • Pada saat pindah battery yang di dalam UPS mampu bertahan antara 10 – 15 menit supaya saat listrik mati sempat nyalakan genset

4. Pastikan grounding bagus

  • Grounding ini berhubungan dengan arus petir, sehingga pada saat ada surge petir alat laboratorium sangat terproteksi dari petir dan ups sendiri akan aman karena arus petir akan lari ke grounding.

5. Gunakan arester atau anti petir

  • Aresster ini bisa di pasang sistem 3 phase atau ke sistem UPS yang fungsinya akan memfilter arus petir dan langsung ke grounding.

6. Garansi dan sistem layanan pemasok

  • Beli UPS sebaiknya sama pemasangan karena akan lebih aman dan awet.

Call : 085336886677 untuk mendapatkan free pemasangan dan arrester

5 Responses to “6 Trik untuk memilih UPS yang cocok untuk peralatan rumah sakit, alat laboratorium”

Leave a Reply

WeCreativez WhatsApp Support
Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan kepada kami apapun!
hi, apa yang bisa saya bantu?