Lampu PJU Tenaga Surya 180W AROS Light – Spesifikasi & Harga Terbaru
Lampu PJU tenaga surya 180W AROS Light adalah solusi penerangan jalan berkapasitas besar untuk jalan lebar, kawasan industri, tambang, dan pelabuhan. Menggunakan LED Philips 165 lm/W dengan output lumen tinggi, panel monocrystalline 190W, serta baterai LiFePO4 90Ah, sistem ini mampu menyala hingga 12 jam dengan pengisian sekitar 8 jam. Dirancang untuk mounting height 9–12 meter dan jarak antar tiang 15–25 meter, lampu ini menghasilkan iluminasi 30–40 lux pada tinggi 10 meter. Material aluminum alloy dengan rating IP65 memastikan ketahanan terhadap cuaca tropis dan lingkungan berat. Cocok untuk proyek pemerintah maupun industri yang membutuhkan pencahayaan stabil, hemat energi, dan tanpa kabel PLN.
Alasan berbelanja di Anekasolusidaya.com
- Pesanan sebelum jam 2 siang akan diproses dihari yang sama
- Garansi uang kembali
- Bisa COD - Bayar setelah barang sampai
Description
Reviews (0)
Description
Lampu PJU Tenaga Surya 180W AROS Light – Spesifikasi & Harga Terbaru
Lampu PJU tenaga surya 180W AROS Light hadir sebagai jawaban atas meningkatnya kebutuhan penerangan jalan berkapasitas besar di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, proyek infrastruktur seperti jalan kolektor utama, kawasan industri, pelabuhan, hingga tambang membutuhkan sistem pencahayaan yang lebih powerful dibanding varian 60W atau 100W. Pertumbuhan kawasan industri dan ekspansi jalan provinsi mendorong permintaan lampu jalan tenaga surya 180W yang mampu memberikan intensitas cahaya lebih tinggi dan distribusi lebih luas.
Mengapa 180W semakin dicari? Karena kapasitas ini dirancang untuk jalan lebar 8–12 meter dan area industri dengan aktivitas malam hari yang padat. Dibandingkan model 100W, output lumen yang lebih besar memberikan margin keamanan pencahayaan lebih baik, terutama pada tinggi tiang 9–12 meter. Dengan kombinasi LED Philips 165 lm/W, panel monocrystalline 190W, serta baterai LiFePO4 90Ah, sistem ini menjadi solusi premium dalam kategori PJU solar cell kapasitas besar.
Spesifikasi Teknis Lampu PJU Solar 180W AROS Light
Berikut spesifikasi teknis lengkap berdasarkan data produk:
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| LED Power | 180W |
| LED Chip | Philips |
| Lumens | 165 lm/W |
| Viewing Angle | 135° |
| CCT | 6000K |
| Lifespan | 55.000 jam |
| Solar Panel | High Efficiency Monocrystalline |
| Max Power | 190W 6V |
| Panel Lifetime | 25 tahun |
| Battery Type | LiFePO4 |
| Capacity | 90Ah 3.2V |
| Battery Lifetime | 5–8 tahun |
| Charging Time | 8 jam |
| Full Power Mode | 12 jam |
| Working Temperature | 30–60°C |
| System | Dimer |
| Mounting Height | 9–12 meter |
| Space Between Light | 15–25 meter |
| Main Material | Aluminum Alloy |
| Waterproof | IP65 |
| Gross Weight | 14,1 Kg |
| Box Size | 141×37×10 cm |
Analisis Performa & Keunggulan Teknis
1️⃣ Efisiensi Tinggi 165 lm/W
Salah satu keunggulan utama lampu PJU tenaga surya 180W AROS Light adalah efikasi 165 lumen per watt. Angka ini lebih tinggi dibanding rata-rata 150 lm/W pada banyak produk sejenis.
Apa dampaknya?
- Output cahaya lebih terang dengan konsumsi daya optimal
- Total lumen mencapai ±29.700 lumen
- Distribusi lux lebih merata pada ketinggian 10 meter
Untuk query seperti “berapa lumen lampu jalan 180 watt?”, kombinasi daya 180W dan 165 lm/W menjadikannya ideal untuk area industri dan jalan lebar.
Seorang konsultan pencahayaan infrastruktur menyatakan,
“Efikasi lumen yang tinggi memungkinkan distribusi cahaya lebih efisien tanpa harus menambah jumlah titik lampu.”
2️⃣ Sudut Cahaya 135° Lebih Lebar
Sudut pancar 135° memberikan jangkauan lebih luas dibanding 120°. Ini penting untuk jalan kolektor besar atau parkiran luas.
Manfaat sudut lebih lebar:
- Mengurangi titik gelap di antara tiang
- Distribusi cahaya lebih menyebar
- Cocok untuk jarak antar tiang 20–25 meter
LSI seperti “viewing angle lampu PJU 135 derajat” dan “jarak ideal tiang PJU 10 meter tinggi” sering menjadi pertimbangan teknis dalam perencanaan proyek.
3️⃣ Panel 190W Memberi Margin Daya Aman
Untuk lampu 180W, penggunaan panel monocrystalline 190W 6V sangat krusial. Panel tidak boleh underspec.
Mengapa margin daya penting?
- Peak sun hour Indonesia rata-rata 4–5 jam
- Cuaca tropis sering berubah
- Pengisian baterai harus stabil
Panel 190W memastikan baterai LiFePO4 90Ah dapat terisi optimal dalam ±8 jam paparan matahari.
Dalam banyak proyek gagal, panel yang terlalu kecil menyebabkan baterai sering mengalami deep discharge. Sistem ini dirancang untuk menghindari risiko tersebut.
4️⃣ Baterai LiFePO4 90Ah untuk Backup Stabil
Kapasitas 90Ah jauh lebih besar dibanding model 60Ah atau 40Ah pada varian lebih kecil. Baterai lithium iron phosphate memiliki keunggulan:
- Cycle life panjang
- Stabil pada suhu 30–60°C
- Lebih aman dibanding lithium-ion biasa
Dengan kapasitas tersebut, lampu mampu menyala hingga 12 jam dalam mode full power.
Query turunan seperti “baterai LiFePO4 90Ah tahan berapa lama?” menunjukkan pentingnya komponen ini dalam keputusan pembelian. Umur pakai 5–8 tahun menjadikannya investasi jangka panjang untuk proyek pemerintah dan industri.
5️⃣ Cocok untuk Mounting Height 9–12 Meter
Lampu jalan tenaga surya 180W ini dirancang untuk tiang tinggi 9–12 meter. Pada ketinggian tersebut, distribusi cahaya tetap optimal berkat kombinasi lumen tinggi dan sudut pancar lebar.
Simulasi sederhana:
- Tinggi tiang: 10 meter
- Jarak antar tiang: 20 meter
- Estimasi iluminasi: ±30–40 lux
Rentang lux ini ideal untuk jalan kolektor besar dan kawasan industri dengan standar pencahayaan lebih tinggi dibanding jalan lingkungan.
6️⃣ Proteksi & Material Tahan Cuaca
Material aluminum alloy dengan rating IP65 waterproof memastikan sistem tahan terhadap:
- Hujan
- Debu
- Kelembapan tinggi
- Suhu tropis
Produk tanpa proteksi IP65 sering mengalami kerusakan dini, terutama di wilayah pesisir dan industri.
7️⃣ Sistem Dimer & Kontrol Otomatis
Lampu PJU solar 180 watt ini dilengkapi sistem dimer otomatis yang membantu:
- Mengurangi konsumsi energi pada jam sepi
- Memperpanjang umur baterai
- Menjaga kestabilan sistem
Fitur ini menjawab kebutuhan proyek modern yang mengutamakan efisiensi dan keberlanjutan energi.
Mengapa 180W Lebih Powerful Dibanding 100W?
Perbandingan singkat:
- 100W cocok untuk jalan lebar 6–8 meter
- 180W cocok untuk jalan lebar 8–12 meter
- 180W memiliki output lumen hampir dua kali lipat varian 60W
Dalam proyek industri, pencahayaan yang kurang bisa berdampak pada keselamatan kerja. Oleh karena itu, memilih kapasitas sesuai kebutuhan sangat penting.
Pendekatan teknis berbasis spesifikasi panel 190W, baterai LiFePO4 90Ah, serta LED Philips 165 lm/W membuat sistem ini lebih stabil untuk aplikasi berat.
Untuk pencarian seperti “harga PJU solar 180 watt terbaru” atau “spesifikasi lampu jalan tenaga surya 180W Philips”, model AROS Light memberikan kombinasi daya, efisiensi, dan ketahanan yang dirancang untuk proyek skala besar.
Dengan keseimbangan antara panel, baterai, dan efikasi lumen tinggi, sistem ini menjadi solusi andal untuk penerangan area luas.

Lampu PJU tenaga surya 180W AROS Light tidak hanya unggul dari sisi spesifikasi di atas kertas, tetapi juga dirancang untuk performa maksimal di lapangan. Untuk proyek jalan lebar, kawasan industri, hingga tambang, kapasitas 180W memberikan margin pencahayaan yang lebih aman dan stabil dibanding varian di bawahnya.
Keunggulan PJU Solar 180W untuk Jalan Lebar & Industri
Dalam proyek infrastruktur besar, pemilihan kapasitas lampu jalan tenaga surya harus mempertimbangkan lebar jalan, tinggi tiang, serta standar lux yang ditargetkan. Di sinilah keunggulan PJU solar 180W benar-benar terasa.
✔ Output Cahaya Sangat Tinggi
Dengan LED Philips 180W dan efikasi 165 lm/W, total output lumen mendekati 30.000 lumen. Angka ini jauh di atas rata-rata lampu jalan tenaga surya 100W.
Manfaat output tinggi:
- Area lebih terang dan aman
- Visibilitas kendaraan berat meningkat
- Risiko blind spot berkurang
Untuk kawasan industri dan pelabuhan, pencahayaan bukan hanya soal terang, tetapi juga keselamatan kerja.
✔ Cocok untuk Jalan Lebar 8–12 Meter
Lampu PJU tenaga surya 180W AROS Light dirancang untuk mounting height 9–12 meter. Pada konfigurasi ini, distribusi cahaya tetap merata tanpa penurunan lux signifikan.
Jika dibandingkan:
- 60W → Jalan 3–5 meter
- 100W → Jalan 6–8 meter
- 180W → Jalan 8–12 meter
Menggunakan kapasitas yang tepat akan mencegah kebutuhan penambahan titik lampu berlebihan.
✔ Ideal untuk Area Industri & Tambang
Area industri dan tambang memiliki karakteristik berbeda:
- Lalu lintas kendaraan berat
- Aktivitas 24 jam
- Debu dan suhu tinggi
Dengan baterai LiFePO4 90Ah dan housing aluminum alloy IP65, sistem ini dirancang untuk kondisi berat. Query seperti “lampu jalan solar untuk tambang” atau “PJU solar industri IP65” sering muncul karena kebutuhan ini semakin meningkat.
Penggunaan panel monocrystalline 190W memberikan margin daya aman, terutama saat cuaca mendung atau hujan.
✔ Distribusi Cahaya Merata
Sudut pancar 135° membantu cahaya menyebar lebih luas dibanding sudut 120° pada banyak model standar.
Simulasi sederhana:
- Tinggi tiang: 10 meter
- Jarak antar tiang: 20 meter
- Rata-rata iluminasi: 30–40 lux
Rentang 30–40 lux sangat ideal untuk jalan kolektor besar dan kawasan industri ringan. Angka ini cukup untuk memenuhi kebutuhan visibilitas malam hari.
Pendekatan teknis seperti ini penting dalam perencanaan proyek. Mengandalkan watt tanpa menghitung distribusi lux sering kali menyebabkan desain tidak optimal.
✔ Mounting Height Hingga 12 Meter
Kemampuan pemasangan hingga 12 meter memberi fleksibilitas dalam desain infrastruktur. Semakin tinggi tiang, semakin luas area jangkauan cahaya.
Namun, semakin tinggi mounting height, semakin penting output lumen yang besar. Di sinilah keunggulan 180W terasa dibanding varian 100W.
Menggunakan 100W pada tiang 10–12 meter sering kali menghasilkan lux di bawah standar.
Dalam proyek skala besar, memilih kapasitas 180W bukanlah pemborosan, melainkan investasi keamanan dan efisiensi jangka panjang.
Sistem Kerja Lampu Jalan Tenaga Surya 180W
Sistem kerja lampu jalan tenaga surya 180W dirancang untuk keseimbangan energi yang optimal antara panel, controller, dan baterai.
🌞 Siang Hari
Alur kerja:
Panel 190W → Controller → Baterai 90Ah
- Panel monocrystalline 190W menangkap energi matahari.
- Energi dialirkan ke solar charge controller.
- Controller mengatur arus pengisian agar baterai LiFePO4 90Ah terisi optimal.
Panel 190W memberi margin daya yang cukup untuk mendukung LED 180W tanpa risiko kekurangan pengisian.
Dalam banyak kasus kegagalan PJU solar, panel underspec menjadi penyebab utama baterai cepat drop. Sistem ini menghindari risiko tersebut dengan konfigurasi panel lebih besar dari beban LED.
🌙 Malam Hari
Alur kerja:
Baterai → Driver LED → LED 180W
- Sensor cahaya mendeteksi kondisi gelap.
- Lampu menyala otomatis.
- Driver LED menjaga arus tetap stabil agar efikasi 165 lm/W tetap optimal.
Backup hingga 12 jam memastikan lampu menyala sepanjang malam, bahkan dalam kondisi cuaca tidak ideal.
Fitur Cerdas Pendukung
✔ Dimer Otomatis
Dimer otomatis memungkinkan pengaturan intensitas cahaya sesuai kebutuhan waktu.
Manfaatnya:
- Menghemat energi
- Mengurangi beban baterai
- Memperpanjang umur LiFePO4 90Ah
Pendekatan ini membuat sistem lebih efisien dibanding lampu konvensional yang menyala penuh sepanjang malam.
✔ Sensor Cahaya
Sistem auto on/off bekerja berdasarkan intensitas cahaya sekitar. Tidak diperlukan pengaturan manual.
Fitur ini sangat penting untuk proyek industri yang beroperasi 24 jam.
✔ Proteksi Overcharge & Overdischarge
Proteksi ini menjaga baterai tetap dalam batas aman. Tanpa proteksi, baterai lithium dapat mengalami degradasi dini.
Seorang teknisi sistem tenaga surya pernah menyampaikan,
“Proteksi baterai adalah jantung sistem PJU solar. Tanpa proteksi yang baik, kapasitas besar pun tidak akan bertahan lama.”
Dalam proyek infrastruktur, keberlanjutan sistem jauh lebih penting dibanding sekadar harga awal.
Dengan konfigurasi panel 190W, baterai LiFePO4 90Ah, serta LED Philips 165 lm/W, sistem ini dirancang untuk kebutuhan pencahayaan berat.
Pendekatan berbasis spesifikasi dan simulasi lux memberikan hasil yang lebih presisi dibanding sekadar memilih watt tertinggi.
Untuk kebutuhan jalan lebar, industri, dan tambang, solusi ini menawarkan kombinasi output tinggi dan stabilitas energi.

Lampu PJU tenaga surya 180W AROS Light dirancang untuk menjawab kebutuhan pencahayaan skala besar yang menuntut stabilitas daya, output tinggi, dan ketahanan jangka panjang. Dalam proyek jalan provinsi, kawasan industri berat, hingga pelabuhan, keseimbangan antara panel dan baterai menjadi faktor kunci keberhasilan sistem. Pada bagian ini, kita akan membahas mengapa konfigurasi panel 190W dan baterai LiFePO4 90Ah sangat penting, perbandingan 180W vs 100W, serta FAQ teknis yang sering ditanyakan.
Mengapa Panel 190W & Baterai 90Ah Penting?
Dalam sistem lampu jalan tenaga surya 180W, komponen panel dan baterai tidak boleh dipilih secara sembarangan. Banyak proyek gagal bukan karena LED, tetapi karena konfigurasi energi yang tidak seimbang.
✔ Hindari Panel Underspec
Panel monocrystalline 190W pada sistem ini dirancang untuk memberikan margin daya aman bagi LED 180W. Jika panel terlalu kecil (misalnya hanya 150W–160W), baterai tidak akan terisi penuh setiap hari.
Dampaknya:
- Baterai sering mengalami deep discharge
- Umur pakai lebih pendek
- Intensitas cahaya menurun sebelum subuh
LSI seperti “panel surya 190W untuk PJU 180W” dan “panel underspec PJU solar” sering menjadi perhatian teknis dalam pengadaan proyek.
Panel 190W memastikan bahwa dalam kondisi peak sun hour Indonesia 4–5 jam, pengisian tetap optimal.
✔ Cadangan Daya Saat Musim Hujan
Indonesia memiliki musim hujan dengan intensitas mendung tinggi. Tanpa margin panel yang cukup, baterai LiFePO4 90Ah bisa kekurangan pengisian selama beberapa hari berturut-turut.
Panel 190W memberikan:
- Cadangan daya lebih stabil
- Kemampuan mengisi baterai meski sinar matahari tidak maksimal
- Mengurangi risiko lampu mati sebelum pagi
Untuk proyek industri dan tambang yang beroperasi 24 jam, stabilitas sistem jauh lebih penting dibanding sekadar efisiensi harga awal.
✔ Margin Aman untuk 12 Jam Operasi
Lampu PJU tenaga surya 180W AROS Light memiliki mode full power hingga 12 jam. Untuk mendukung durasi tersebut, kapasitas baterai 90Ah sangat krusial.
Baterai LiFePO4 90Ah menawarkan:
- Cycle life lebih panjang
- Stabil pada suhu 30–60°C
- Umur pakai 5–8 tahun
Dalam sistem skala besar, keseimbangan antara panel dan baterai menjadi prinsip utama.
Seorang ahli energi terbarukan menyampaikan:
“Sistem PJU solar skala besar harus memiliki keseimbangan panel dan baterai yang tepat agar tidak terjadi degradasi dini.”
Kutipan tersebut menegaskan bahwa konfigurasi panel 190W dan baterai 90Ah bukan sekadar angka, tetapi strategi desain sistem.
Perbandingan 180W vs 100W
Banyak calon pengguna bertanya, “Lebih baik memilih PJU solar 180W atau 100W?”. Jawabannya bergantung pada kebutuhan area dan standar lux yang ditargetkan.
🔹 180W Cocok untuk:
- Jalan besar 8–12 meter
- Industri berat
- Pelabuhan
- Tambang
- Area parkir luas
- Kawasan logistik
Dengan mounting height 9–12 meter dan jarak antar tiang 20–25 meter, rata-rata iluminasi bisa mencapai 30–40 lux. Ini sangat ideal untuk area dengan aktivitas malam intensif.
🔹 100W Cocok untuk:
- Jalan kolektor 6–8 meter
- Perumahan
- Area sedang
- Jalan provinsi ringan
Konfigurasi 100W biasanya menghasilkan 22–30 lux pada tinggi 8–9 meter.
Memilih 100W untuk jalan 10–12 meter berpotensi menghasilkan pencahayaan kurang optimal. Sebaliknya, memilih 180W untuk gang kecil bisa meningkatkan biaya tanpa manfaat signifikan.
Pendekatan berbasis kebutuhan area jauh lebih rasional dibanding hanya mempertimbangkan harga.
Dalam proyek pemerintah, perhitungan lux dan jarak antar tiang sering menjadi bagian penting dalam dokumen perencanaan.
FAQ SEO
❓ Apakah PJU solar 180W cukup untuk jalan 10 meter?
Ya. Dengan mounting height sekitar 10 meter dan jarak antar tiang 20 meter, sistem ini dapat menghasilkan iluminasi rata-rata 30–40 lux. Ini cukup untuk jalan lebar 8–12 meter dengan standar keamanan tinggi.
❓ Berapa jarak ideal antar tiang?
Umumnya 15–25 meter tergantung kondisi jalan dan target lux. Untuk area industri, jarak 20 meter sering digunakan agar distribusi cahaya tetap merata.
❓ Apakah bisa untuk proyek pemerintah?
Lampu jalan tenaga surya 180W sangat cocok untuk proyek pemerintah, terutama di area terpencil atau kawasan industri baru. Sistem tanpa kabel PLN mempercepat instalasi dan mengurangi biaya operasional jangka panjang.
❓ Berapa lama baterai LiFePO4 90Ah bertahan?
Umur pakai baterai LiFePO4 90Ah berkisar 5–8 tahun tergantung pola penggunaan dan kondisi pengisian. Dengan sistem dimer otomatis dan proteksi overcharge, umur baterai bisa lebih optimal.
❓ Berapa harga PJU solar 180 watt per unit?
Harga bergantung pada spesifikasi panel 190W, baterai 90Ah, brand LED Philips, serta volume pembelian. Produk dengan konfigurasi premium umumnya memiliki harga lebih tinggi dibanding produk generik, namun menawarkan umur pakai lebih panjang dan performa lebih stabil.
Query seperti “harga PJU solar 180 watt terbaru” atau “RAB lampu jalan tenaga surya 180W” sering muncul dalam tahap perencanaan proyek.
Call To Action
Butuh Lampu PJU Tenaga Surya 180W untuk Proyek Besar?
Tim teknis siap membantu:
- Perhitungan kebutuhan lux
- Simulasi jarak antar tiang
- Estimasi RAB proyek
- Konsultasi teknis panel & baterai
🟢 Minta Penawaran Sekarang
📞 Konsultasi Layout & Simulasi Lux Gratis
Dengan konfigurasi panel monocrystalline 190W, baterai LiFePO4 90Ah, serta LED Philips 165 lm/W, sistem ini dirancang untuk kebutuhan pencahayaan berat dan jangka panjang.
Pendekatan berbasis keseimbangan daya dan margin energi memastikan sistem bekerja stabil bahkan dalam kondisi tropis yang menantang.





Reviews
There are no reviews yet.